Search Engine — Dalam modul pelatihan kelas digital, kami menyebutkan untuk memenangkan persaingan di search engine adalah dengan memahami bagaimana cara kerja search engine mengumpulkan informasi, dan menampilkan hasilnya kepada user, bukan hanya sekedar menargetkan sebuah kata kunci tertentu saja.

Untuk itu, ada baiknya pada artikel berikut ini kami jelaskan lebih dalam tentang search engine dan teknologi di baliknya yang selama ini menjadi pertanyaan besar seorang Search Engine Optimisation.

Pengertian Apa Itu Search Engine

Apa yg dimaksud search engine? Jika diterjemahkan secara harfiah Search Engine adalah mesin pencari, sebuah mesin yang dirancang untuk mencari informasi dalam sebuah website.

Mesin ini dibekali dengan algoritma pemrograman yang membuatnya bisa bergerak, mengumpulkan informasi berdasarkan kondisi-kondisi tertentu yang sudah ditentukan oleh programer, salah satunya seperti berikut ini:

Contoh algoritma dalam search engine

Search engine bekerja dengan cara memahami sebuah query yang dimasukan oleh user dalam search box atau kotak pencarian. Kemudian query tersebut dipecah menjadi keyword-keyword atau kata kunci, dimana keyword tersebut yang akan menjadi salah satu faktor untuk menggali informasi dalam sebuah website.

Algoritma ini hampir sama dengan yang dimiliki oleh search engine yang cukup familiar seperti Google, Bing, Yandex, dan sebagainya.

Fungsi search engine

Search Engine berfungsi untuk menemukan informasi yang relevan terhadap query yang dibuat oleh user dalam sebuah kotak pencarian. Tidak hanya didalam sebuah website, tapi juga di seluruh konten yang bisa diakses oleh internet.

Hal ini yang kemudian dimanfaatkan oleh para search engine optimisation, untuk memahami bagaimana cara search engine mengumpulkan informasi, dan menerapkan metode optimisasi dalam website yang mereka kerjakan.

Jadi, selama informasi tersebut bisa diakses atau dibaca oleh mesin pencari, maka informasi tersebut akan ditampilkan dalam sebuah halaman hasil pencarian/search result page.

Yang bertugas untuk mencari informasi tersebut dikenal dengan istilah spiderBot, sebuah robot yang berfungsi menautkan satu informasi dalam halaman website dengan halaman lain. 

Dia akan bekerja selama terus menerus selama 24 jam sehari, mengumpulkan informasi, menautkan dan mengidentifikasikan website yang memberikan konten yang bisa disajikan sebagai jawaban terhadap pertanyaan user.

Cara Kerja Search Engine

Secara umum, mesin pencari bekerja berdasarkan 3 tugas utama yang dikenal sebagai berikut : Crawling, Indexing, dan Menampilkan Hasil.

1.Crawling

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, bahwa mesin pencari memiliki seorang robot yang dibekali serangkaian algoritma, robot tersebut disebut sebagai SpiderBOT, bertugas untuk melakukan crawl, mencari informasi yang spesifik berdasarkan pertanyaan user.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dibagi kedalam beberapa kata kunci yang dikelompokan dalam sebuah cluster dalam database.

2.Indexing

Setelah informasi tersebut ditemukan, spiderBOT akan mengurutkan setiap halaman yang memiliki informasi mirip berdasarkan klasifikasi kesesuaian terhadap konteks, dikenal dengan istilah indexing.

3. Menampilkan Hasil

Setelah diurutkan, kemudian hasilnya ditampilkan kepada user dalam sebuah halaman hasil pencarian, dikenal sebagai Search Engine Result Page (SERP). Hasil yang muncul ini disesuaikan dengan kriteria yang dikenal sebagai Ranking Factor.