Dalam kelas digital marketing yang kami selenggarakan, kami sering menyebutkan tentang SEO dan SEM dalam salah satu strategi penting agar website anda bisa muncul di halaman pertama.

Sesuangguhnya apa perbedaan SEO dan SEM, walau keduanya sama-sama menggunakan media Search Engine sebagai medianya. Untuk menjawab hal tersebut, kami sajikan artikel lengkapnya disini.

Kami sarankan sebelum anda membaca keseluruhan artikel terkait perbedaan seo dan sem ini, ada baiknya anda membaca terlebih dahulu cara kerja search engine dalam mencari informasi.

3 Hal Mendasar Yang Menjadi Perbedaan SEO dan SEM

Jika ditelaah lebih dalam, walau sama-sama menampilkan hasil di Search Engine Result Page, ternyata SEO dan SEM memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Saking mendasarnya, banyak orang-orang yang tidak menyadari hal tersebut.

Perbedaan ini bukan hanya untuk mesin pencari seperti Google saja, tapi untuk sebagian besar mesin pencari yang memiliki fitur ads didalamnya, sebut saja bing, yahoo, dan yandex.

3 Hal mendasar yang menjadi perbedaan SEO dan SEM antara lain :

1.Durasi Tayang di Hasil Pencarian

Seperti yang telah kalian baca di Pengertian Search Engine Optimisation, bahwa SEO adalah sebuah cara yang kita lakukan untuk membujuk mesin pencari, agar website kita ada di halaman pertama hasil pencarian.

Selama website kita memiliki informasi yang benar-benar dibutuhkan oleh user dan masih relevan, maka website kita akan tetap ada di halaman pertama SERP.

Hal yang berbanding terbalik terjadi untuk SEM (terlepas dari optimasi yang kita lakukan terhadap website) selama budget iklan yang kita miliki masih tersedia di dashboard dan selama nilai bid yang kita tetapkan masih masuk dalam kriteria search engine, maka selama itu juga website kita akan tetap berada di halaman pertama SERP.

2.Visibilitas di Hasil Pencarian

Sebagian besar mesin pencari selalu memprioritaskan Ads agar muncul di halaman pertama, selama iklan tersebut sudah memenuhi standar kualifikasi atau memenuhi kebijakan yang ditetapkan, maka iklan yang berisi url website tersebut bisa sesegera mungkin muncul di halaman pertama SERP.

Berbeda untuk SEO, setidaknya untuk masuk dalam SERP (bukan halaman pertama), sebuah website setidaknya membutuhkan waktu rata-rata 15-20 hari, tergantung dari faktor ranking yang sudah ditetapkan oleh Search Engine.

Dengan demikian dari sisi visibilitas, tentu saja SEM akan unggul dibanding SEO.

3.Cost Effectivity di Hasil Konversi

Banyak pelaku SEO yang hanya mengacu pada rangking, namun tidak memfokuskan “apa yang terjadi setelah user masuk ke dalam sebuah website?” Hal ini juga berlaku untuk SEM yang mengacu pada posisi teratas, namun tidak memfokuskan “apa yang terjadi setelah budget iklan kita habis?”

Efektifitas untuk setiap harga yang kita keluarkan menjadi pertimbangan, apakah kita hendak menggunakan SEO atau SEM dalam strategi Digital Marketing kita.

Secara cost, mungkin SEO akan membengkak di awal karena harus membayar asset (Seorang SEO Specialist), namun untuk hasil yang konsisten selama 6 bulan, setidaknya SEO bisa menjadi pilihan efektif dalam mencapai sebuah objektifitas disetiap kampanye organik anda.

Hal yang sama pun berlaku untuk SEM, setidaknya kita perlu melakukan analisa mendalam apakah user yang masuk melalui unit iklan tersebut, benar-benar melakukan sesuatu yang kita harapkan terjadi di dalam website kita/konversi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, anda tentu membutuhkan pendampingan atau pengalaman yang banyak. Untuk itu kami hadir memberikan solusi atas masalah digital marketing anda.

Demikian perbedaan SEO dan SEM yang sangat mendasar. Jika anda ingin lebih jauh mengenal tentang SEO dan SEM, kami memiliki jadwal kelas digital yang membahas hal tersebut, anda bisa memeriksa halaman ini untuk info lebih lanjut.