Internet Rakyat Solusi Internet Murah di Indonesia

Internet Rakyat: Solusi Internet Murah untuk Rakyat, Apa Betul?

  • Updated
  • Posted in Editorial
  • 3 mins read

Pemerintah dan sejumlah penyedia teknologi lokal kembali melempar jargon yang terdengar manis: Internet Rakyat. Sebuah layanan internet “murah-meriah” yang diklaim dibuat khusus untuk masyarakat Indonesia agar akses digital lebih merata.

Tapi jiwa investigasi Sertu bergejolak setiap kali ada program berlabel “rakyat”, apakah beneran murah, atau murah yang dibelakangnya ternyata [sebagian text hilang]

Apa Itu Internet Rakyat?

Sesuai informasi dari situs resminya (internetrakyat.id) dan rujukan dari beberapa media nasional seperti kompas, metrotvnews, antaranews, Internet Rakyat adalah layanan internet prabayar berbasis WiFi komunitas, yang dapat dipasang di lingkungan tertentu seperti desa, ruko, kos-kosan, UMKM, atau kawasan padat penduduk.

Secara konsep modelnya mirip WiFi RT/RW-net, yang pernah digagas oleh Onno Widodo Purbo, yang dikenal sebagai “Bapak Internet Indonesia” dengan gagasannya menciptakan jaringan komunitas untuk akses internet yang terjangkau.

Bedanya Internet Rakyat (disingkat IRA) dikemas lebih rapi, lebih legal, dan (klaimnya) lebih terjangkau.

Layanan ini memungkinkan seseorang menjadi “operator WiFi kecil” di lingkungannya. Ibarat membuka mini-ISP, tetapi hanya untuk radius sekitar rumah atau komunitas kecil. Pengguna akhir harus membeli voucher untuk terhubung, sedangkan pemilik perangkat adalah penyelenggara titik WiFi tersebut.

Di atas kertas, semua terlihat manis, seperti gotong royong untuk akses internet.

Fitur Internet Rakyat

Dari berbagai sumber yang membahas program ini, berikut adalah fitur utamanya:

1. Instalasi perangkat WiFi komunitas

Pelanggan membeli perangkat dan dapat memasangnya untuk menyediakan akses internet ke warga sekitar.

2. Sistem voucher / login

Akses WiFi disediakan melalui voucher harian, mingguan, atau bulanan. Konsepnya mirip warnet 2000-an, tapi versi wireless.

3. Manajemen pengguna

Penyelenggara WiFi dapat memantau siapa saja yang terhubung, durasi pemakaian, hingga penggunaan kuota.

4. Paket internet murah

Harga voucher dianggap lebih murah dibanding paket data operator seluler. Cocok untuk keluarga atau lingkungan berpendapatan terbatas.

5. Akses tanpa FUP (Fair Usage Policy) tertentu

Beberapa paketnya bahkan menawarkan pemakaian unlimited, meski tentu saja “unlimited”-nya tetap memiliki batas wajar.

Semua fitur ini terdengar seperti jawaban atas keresahan kita semua, tapi belajar dari provider internet milik BUMN, kayaknya kita patut curiga dengan uptime dan downtimenya nih. Secara ini akan diakses oleh orang sekitar dan kita tidak bisa monitor bandwitch per devicenya.

Kronologis: Apakah Internet Rakyat Benar-Benar Solusi untuk Indonesia?

Mari kita urutkan narasinya:

1. Kebutuhan internet murah meningkat drastis

Harga paket data makin mahal, FUP makin ketat, pengguna internet kelas menengah ke bawah butuh alternatif.
Lahirlah banyak jaringan WiFi komunitas, tapi kebanyakan tidak terorganisir dan rawan gangguan.

2. Internet Rakyat menawarkan model baru yang lebih terstruktur

Program ini mencoba memodernisasi WiFi kampung menjadi layanan legal, rapi, dan diatur dengan sistem manajemen.

3. Publik berekspektasi tinggi

Namanya Internet Rakyat, ya wajar kalau harapannya murah, stabil, cepat, dan menjangkau seluruh Indonesia. Tapi sertu perlu ingatkan untuk turunkan ekspektasi kalian kadet, terutama dengan kenyataan teknis di lapangan.

4. Tantangan kedepan

Sertu perhatikan terdapat beberapa tantangan potensial dikemudian hari, seperti :

  • Kualitas jaringan sangat bergantung lokasi,
  • Operator kecil harus memahami teknis pemasangan,
  • Potensi gangguan dari perangkat atau listrik, dan kualitas upstream yang tidak merata.

5. Efektif? Atau hanya menempelkan embel-embel “rakyat” agar terlihat heroik?

Jika tujuannya menambah akses internet murah di wilayah padat, Internet Rakyat adalah solusi cukup tepat. Namun jika tujuannya menggantikan internet fiber besar, jawabannya “mengigau saat demam”

Kesimpulan

Internet Rakyat adalah inovasi menarik, campuran antara kewirausahaan kecil, teknologi komunitas, dan kebutuhan internet murah. Namun, sebelum masyarakat menganggapnya sebagai “jawaban final”, penting untuk memahami bahwa model ini sangat bergantung pada kualitas jaringan induk dan kemampuan operator di lapangan.

Program ini bukan buruk. Tapi masih perlu ditanyakan apakah benar-benar “solusi internet murah” untuk seluruh rakyat Indonesia (rakyat yang mana) ? Fomo boleh, pengawasan mutlak perlu dilakukan, karena masih banyak program pemerataan yang pro rakyat, pada akhirnya terbengkalai dengan dalih “pendanaan dihentikan”.