Apakah beli backlink di platform-platform itu worth untuk SEO ?

Artikel ini bersumber dari diskusi yang terjadi di komunitas Ruang Henti Digital, sehingga tidak ada maksud untuk menciptakan sentimen tertentu terhadap platform atau personal yang menjalankan bisnis berbentuk jual beli jasa backlink.

Sebagai konteks, dalam strategi SEO terdapat beberapa aktivitas offpage, salah satunya adalah Backlink. Fungsi dari backlink ini beberapa diantaranya untuk meningkatkan authority sebuah website, content amplifications, atau sebagai seed url untuk mempermudah proses crawling website/konten yang baru ada di Internet.

Backlink ini dapat diperoleh dengan cara organik, maupun berbayar. Banyak tersedia platform-platform yang secara khusus menyediakan jasa berjualan backlink, seperti Fiverr, Seedbacklink, Omni Authority, dan masih banyak lainnya yang bisa kalian temukan.

Apakah Worth Untuk Membeli Backlink ?

Dari diskusi yang berlangsung selama 3 jam (dalam bentuk reply chat), 8 dari 10 orang yang berinteraksi menyebutkan bahwa membeli backlink dari platform-platform itu tidak worth.

3 dari 10 orang yang berinteraksi secara spesifik menyebut soal jasa backlink di Fiverr, yang notabene dilakukan oleh perorangan, tidak dapat dipertanggung jawabkan hasilnya, karena mereka tidak menjelaskan diawal backlink akan diletakan pada website yang seperti apa, dan penempatannya dimana.

Dari diskusi tersebut setidaknya terdapat beberapa point penting yang sebaiknya diperhatikan oleh mereka yang mau membeli backlink dari platform-platform, antara lain :

1. Perhatikan Niche

Beberapa penyedia jasa backlink tidak menjelaskan niche website, hanya memberikan data PA/DA. Yang menurut pendapat sebagian besar para Kadet menyebutkan sudah tidak relevan lagi di era SEO saat ini.

Contoh promosi backlink di Fiverr

Sebaliknya, para kadet menyarankan untuk memperhatikan Niche, karena akan membantu strategi Topic Ownership, yang lebih bermanfaat untuk optimasi di era AI Overview.

2. Perhatikan Penempatan

Backlink yang dijual di beberapa platform kadang tidak menjelaskan terkait penempatan. Hal ini dijelaskan oleh salah seorang kadet, bahwa penempatan backlink di Footer berpotensi untuk Link Farming, sebuah metode SEO Spamming dan ini berpotensi membuat skor SEO website kita diturunkan oleh Google.

Sebaiknya backlink ditempatkan di dalam artikel atau dibagian atas/header website, agar lebih mudah ditemukan oleh GoogleBot saat melakukan perayapan.

3. Traffic Kunjungan

Sebuah website dengan Page Authority atau Domain Authority tinggi, kadang tidak memiliki traffic yang relevan. Beberapa kadet menyebutkan bahwa berdasar pengalamannya bekerja sama dengan pemilik jasa backlink, pernah menemukan website dengan PA/DA tinggi tidak memiliki traffic yang signifikan perbulannya.

Kesimpulan

Melalui diskusi tersebut, setidaknya kami ingin memperjelas bahwa untuk membeli backlink sebaiknya diperhatikan hal-hal seperti Niche, Traffic, dan Penempatannya. Karena jika hanya asal menempatkan backlink, tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan, apalagi jika tujuan kalian menjalankan strategi SEO adalah untuk mendapatkan konversion.